Aturan Cinta Ala Pria

Bagaimana jika kekasih mulai banyak mengatur dengan alasan ‘karena cinta’?
Tak jadi masalah jika masih dalam batas wajar, tapi bagaimana kalau sampai
mengekang gerak dan aktifitas Anda? Berikut *6 aturan cinta* *yang umumnya
dilakukan pria* serta *alasannya,* sebagai tambahan ‘pengetahuan’ untuk
Anda….

*1. Dilarang Bergaul*

Aturan ini dibuat karena mereka merasa tidak nyaman bila harus menghabiskan
waktu bersama teman-teman Anda. Aturan ini sebenarnya hanyalah tameng karena
sebenarnya ia tak nyaman berada di lingkungan pergaulan Anda. Batasan ini
pelan-pelan akan membuat Anda "kuper", sekaligus bosan karena terlalu sering
bertemu dengan kekasih Anda.

*2. Harus Selalu Bersama*

Tidak bisa dipungkiri, pria pasti punya sifat posesif terhadap kekasihnya.
Ia tidak ingin Anda terpikat oleh orang lain ketika tidak sedang bersamanya.
Kekhawatiran ini kadang membuatnya menjadi *over protective* dan
mengharuskan Anda untuk selalu bersamanya kemanapun Anda pergi. Ingat,
status pacaran tidak berarti memfokuskan perhatian hanya kepada hubungan
Anda dan dia semata-mata, sebaliknya tetaplah perluas wawasan pergaulan Anda
dengan tetap menjaga hubungan Anda dan dia.

*3. Memaklumi Perilakunya yang Tidak Sopan*

Kekasih Anda memiliki kelakuan yang memalukan seperti bersendawa
keras-keras, menggoyang-goyangkan lututnya saat mendengarkan cerita seorang
teman. Namun ketika Anda menegurnya, ia kerap marah karena menurutnya itu
berarti Anda tidak menerima dia apa adanya. Tetaplah mengingatkannya.
Mencintai seorang pria berarti juga harus memberikan pengaruh baik seperti
memberi masukan untuk kebaikannya sendiri.

*4. Harus bersahabat dengan ibunya*

Biasanya pria yang sudah ingin langsung masuk ke tahap serius akan meminta
kekasihnya untuk mengenal dan kemudian bersahabat dengan ibunya. Apalagi
kalau pria itu termasuk ‘anak mami’. Jangan memaksakan diri. Jika memang
Anda merasa belum siap, katakan saja padanya.

*5. Membiarkan Sikapnya yang Tidak Romantis*

Umumnya pria mengeluarkan aturan ini karena tidak mau dipaksa untuk
bersikap romantis pada kekasihnya. Padahal menurut seorang psikolog *William
Ganzig Ph.D*, dari *Maimmonides Florida University* , para pria sebenarnya
malas untuk bersikap romantis. "Mereka tidak mau repot mencari bunga,
memilih restoran yang romantis dan hadiah unik untuk kekasihnya," ujar
William.

Nah jika si dia tak kunjung berubah sikap, mulailah berinisiatif. Saat
selesai bertengkar, ajak dia makan malam berdua, lalu berikan kejutan
romantis agar si dia tahu kalau sikap romantis itu kadang-kadang diperlukan
dalam sebuah hubungan.

*6. Tidak Cemburu Melihat Dirinya Dekat dengan Wanita lain*

Rasa ego pria yang sebenarnya tinggi seringkali membuat mereka sok berkuasa
terhadap kekasihnya. Ia menginginkan kekasihnya tidak bergaul namun dirinya
sendiri senang bila berada di tengah-tengah wanita lain dan berbicara dengan
mereka. Anda berhak untuk bersikap atas larangannya ini. Siasati
dengan *mengajaknya
bicara* dengan kepala dingin bahwa apa yang dilakukannya tidak nyaman bagi
Anda dan kelangsungan hubungan Anda berdua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s